Plus One Advisory — Kuliah, Kerja, dan Menetap di Australia
Untuk kamu usia 18–25 tahun · Lulusan SMA, SMK, D3, atau S1

Tiga Tahun Lagi, Kamu Sudah Lulus, Sudah Bekerja, dan Punya Hidup Sendiri di Australia.

Berangkatnya lewat visa student. Mulai dari kampus, visa, sampai kamu benar-benar berdiri sendiri di sana — itu bagian kami.

Kuliah 2–2,5 tahun
Jurusan vokasi yang nyambung dengan ijazah kamu
Kerja sambil kuliah
Upahnya sama dengan pekerja lokal, tidak dibedakan
Ada jalan untuk menetap
Student → Graduate → PR, 4–6 tahun
Sejak 2015 di Sydney
500+ alumni sudah berangkat
MARN 1687076 — cek di mara.gov.au
Alumni Plus One di Australia

Salah satu dari 500+ alumni Plus One yang sudah berangkat sejak 2015.

Halaman Ini Untuk Siapa?

Kami taruh di paling atas, supaya kamu nggak buang waktu membaca sampai bawah dan ternyata nggak nyambung.

Ini untuk kamu, kalau…

  • Umur 18–25 tahun, minimal lulusan SMA atau SMK
  • Kamu memang mau kuliah di sana, bukan sekadar numpang lewat
  • Kamu kepikiran membangun hidup di sana, bukan cuma cari uang lalu pulang
  • Kamu atau keluarga siap menyiapkan dana untuk berangkat
  • Kamu mau lewat proses resmi, walaupun makan waktu

Ini bukan untuk kamu, kalau…

  • Kamu sedang cari kerja cepat ke luar negeri, bukan kuliah
  • Kamu sedang cari agen penyalur kerja atau LPK
  • Kamu sedang cari perusahaan yang mau mensponsori keberangkatan kamu
  • Kamu mengincar jalur TKI, atau mau berangkat pakai visa turis
  • Kamu berharap gratis, dapat beasiswa penuh, atau berangkat tanpa modal sama sekali
Kalau kamu termasuk yang di kolom merah, nggak apa-apa. Cuma memang bukan ini yang kami kerjakan — dan lebih baik kamu tahu sekarang.
Satu hal yang sering disalahpahami

Plus One Advisory Bukan Agen Penyalur Kerja.

Nggak ada perusahaan yang sedang mencari kamu. Nggak ada sponsor kerja yang menunggu di sana. Kalau itu yang kamu cari, lebih baik kami bilang sekarang.

Yang kami urus: kampus, visa student, dan jalur tinggalnya. Kamu ke sana untuk kuliah — kerja itu ikutannya, bukan tujuannya.

Industri yang Sedang Dicari di Australia.

Australia sedang kekurangan tenaga di bidang-bidang ini. Dan jurusannya bisa kamu ambil dari awal — nggak harus punya pengalaman dulu.

Sani, kuliah IT di ACBI — kerja part-time sebagai barista, dan biaya hidupnya tertutup sendiri sambil kuliah.

Perhotelan & Kuliner

Chef, pastry, restoran, hotel. Kalau kamu dari SMK tata boga atau perhotelan, ini yang paling gampang nyambungnya.

Perawatan Lansia & Kesehatan

Salah satu bidang yang paling kekurangan tenaga di sana. Dan kamu nggak harus punya latar belakang kesehatan untuk memulainya.

Konstruksi & Teknik

Kalau kamu dari SMK bangunan atau mesin — keahlian yang di sini biasa saja, di sana justru dicari.

Otomotif

Mekanik dan teknisi kendaraan. Jalur yang sering terlewat, padahal permintaannya stabil.

IT & Digital

Untuk kamu yang dari SMK TKJ, RPL, atau kuliah IT. Jalurnya lebih panjang, tapi peluang kerjanya juga lebih luas.

Bisnis & Manajemen

Pintunya paling luas. Cocok kalau kamu dari SMA umum, SMK administrasi, atau D3 dan S1 yang mau ganti arah.

Ijazah SMK bukan kekurangan yang harus ditutupi. Nggak perlu kuliah ulang dulu supaya kelihatan pantas.

Bawa saja ijazahnya, nanti kita lihat nyambungnya ke mana — karena bagi imigrasi, yang nyambung jauh lebih gampang dijelaskan.

Kenapa Harus Plus One, Bukan Agen Lain?

Pertanyaan yang paling sering muncul: gimana caranya tahu agen ini bisa dipercaya? Paling gampang kalau dibandingkan langsung.

Agen lainPlus One
Terdaftar resmi MARA (Australia)
Biaya dirinci tertulis di depan~
Kebijakan refund jelas & tertulis
Bantu susun dokumen penjamin~
Didampingi sampai kamu mendarat
Masih bisa dihubungi setelah tiba
Berani bilang “kamu belum cocok”
Terdaftar resmi — MARN: 1687076Migration agent kami terdaftar di MARA. Nomornya kami buka terang-terangan — bisa kamu cek sendiri di mara.gov.au.

Dari Obrolan Pertama Sampai Kamu Mendarat.

Kamu nggak jalan sendirian di proses yang serba asing. Ini bagian yang kami kerjakan.

Sesi konsultasi Plus One
Tim Plus One mengantar student di bandara
1

Mencocokkan jurusan dengan ijazah kamu

Dari 30+ kampus partner, kami carikan yang nyambung dengan ijazah dan rencana kerja kamu. Bukan yang paling gampang kami daftarkan.

2

Menyusun dokumen, termasuk dokumen penjamin

Terjemahan tersumpah, berkas keluarga, rekening koran, sampai berkomunikasi dengan tim admission kampusnya. Kamu cukup kirim yang kami minta.

3

Mengurus pengajuan visa student

Dikerjakan migration agent kami yang terdaftar resmi di pemerintah Australia — MARN 1687076. Dari berkas sampai visanya keluar.

4

Merekomendasikan tempat tinggal & mengantar keberangkatan

Kami arahkan ke area tinggal yang aman dan dekat kampus, plus cara mencari kerja part-time di sana.

Dan sebelum kamu terbang, tim kami menemui kamu di bandara untuk briefing terakhir.

5

Tetap terhubung setelah kamu sampai

Urusan TFN, perpanjangan visa, kendala kuliah, atau apa pun. Tim kami di Sydney tetap bisa kamu hubungi — bukan cuma sampai visanya selesai.

Sejak 2015, Sudah 500+ Anak Indonesia yang Kami Berangkatkan.

Mulai dari Sydney tahun 2015, lalu masuk Indonesia tahun 2019.

Dari mencarikan kampus, mengurus visa lewat migration agent terdaftar, sampai menemui kamu di bandara.

Kantor Plus One Indonesia
500+
Alumni sudah berangkat
24+
Kota di Indonesia kami jangkau
30+
Kampus partner di Australia
3
Kantor fisik internasional

Tiga Kantor Fisik — Sydney, Jakarta, Kuala Lumpur

Kantor sungguhan, bukan virtual office. Bisa kamu datangi langsung.

Australia

Sydney (HQ)

Shop 1/2-10 Woniora Rd,
Hurstville NSW 2220, Australia

Indonesia

Jakarta

APL Tower, RT.3/RW.5, Tj. Duren Sel.,
Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat

Malaysia

Kuala Lumpur

12-28, Menara Mutiara Sentral, 2,
Jalan Desa Aman 1, Kuala Lumpur

Mereka Sudah Menjalani Prosesnya.

Jimmy Wong
Jimmy Wong

Alumni · sekarang di Sydney

“Dari awal proses visa sampai hari keberangkatan, semuanya dibantu dan dijelaskan step-by-step, jadi saya tidak bingung atau stres.

Yang membuat POA berbeda: mereka tidak hanya membantu sampai visa selesai.

Setelah saya tiba di Australia, mereka masih sering follow up dan mengingatkan hal penting seperti pembayaran sekolah setiap term.”

Jonathan Augusty Putra
Jonathan Augusty Putra

Alumni · 4 tahun bareng Plus One

“Selama pakai POA sudah jalan 4 tahun, mereka benar-benar menemani dan mengurus dari awal sampai jadi. Nggak ditinggal.

Mereka selalu bisa bantu cari solusi dan opsi sesuai kemampuan dan kebutuhan kita. I didn't regret my choice.”

Millenie Febriyanri
Millenie Febriyanri

Alumni · sekarang di Australia

“Sehabis wisuda malah bingung mau ngapain.

Yang tadinya iseng bertanya soal studi lanjutan di Aussie, nggak menyangka dijelaskan banyak banget bahkan diarahkan sampai akhirnya benar-benar sudah di Australia.

Walau sudah di sini, tim POA masih membantu banget.”

500+ alumni, dan semuanya mulai dari satu obrolan.

Oke, Sekarang Angkanya.

Kami taruh di sini, bukan di atas — supaya kamu paham dulu jalannya, baru masuk ke apa yang harus kamu siapkan. Tapi nggak kami sembunyikan.

Dana yang perlu kamu siapkan
Rp 70–100 juta

Angkanya berbeda-beda, tergantung kampus, jurusan, dan lama kuliahnya. Yang sudah termasuk di angka itu:

  • Pendaftaran kampus + CoE
  • Uang materi
  • Kuliah 1–2 term awal
  • Asuransi OSHC
  • Medical check-up
  • Biaya visa student
  • Penulisan GSS

Begitu Offer Letter dari kampus turun, kamu dapat rinciannya tertulis — termasuk bagian mana yang bisa kembali kalau batal.

Itu keluar sebelum kamu bayar apa pun ke kampus.

Besar? Iya, besar. Kami nggak mau bilang ini murah. Tapi ini bukan uang yang hilang — ini biaya untuk memindahkan hidup kamu ke tempat yang lebih luas.

Soal Bukti Dana.

Ini yang paling sering bikin orang mundur. Padahal begitu paham cara kerjanya, biasanya lanjut lagi.

Mulai dari Rp 450 juta

Uangnya nggak ke mana-mana.

Nggak dikirim, nggak dibayarkan ke siapa pun. Cuma ditunjukkan.

Angkanya dihitung dari uang sekolah satu tahun, biaya hidup satu tahun, dan tiket pesawat. Jadi besarnya ikut kampus yang kamu pilih.

Imigrasi cuma mau memastikan kamu sanggup hidup di sana selama tahun pertama. Seperti mau mengontrak ruko — pemiliknya minta lihat rekening dulu. Cuma dilihat, nggak diambil.

Lalu bagaimana kalau rekening kamu sendiri nggak sebesar itu? Nggak apa-apa — memang nggak harus rekening kamu. Di sinilah penjamin masuk.

Nggak Perlu Menyiapkan Semuanya Sekaligus.

Banyak yang mengira harus menyetor semuanya sekali jalan, lalu mundur duluan sebelum sempat bertanya. Bukan begitu jalannya.

Tahap 1

Biaya proses dan pendaftaran

Yang dibayar duluan cuma pendaftaran kampus, dokumen, dan pengurusan visa. Ini bagian dari angka tadi, bukan tambahan.

Tahap 2

Uang kuliah dibayar per term

Bukan dilunasi sampai lulus. Kamu bayar per term sambil jalan. Dan mulai term berikutnya, kerja part-time kamu di sana sudah bisa ikut menutup.

Tahap 3

Angka pasti keluar setelah Offer Letter

Begitu Offer Letter turun, kamu dapat hitungannya tertulis. Term pertama berapa, sisanya kapan, dan bagian mana yang bisa kembali kalau batal.

Kalau yang bikin kamu ragu cuma soal sanggup atau nggak bayar di awal — itu justru yang paling gampang dibahas. Tanya saja.

Kalau Kamu Sudah Sampai Sini, Kita Anggap Kamu Sudah Siap.

Sisanya tinggal hal-hal yang biasanya masih mengganjal di kepala. Kita bereskan satu per satu.

Tiga Hal yang Paling Sering Ditanyakan.

Bukan untuk menakut-nakuti. Supaya kamu tahu dari awal, dan nggak kaget di tengah jalan.

01

“English Saya Masih Pas-pasan”

Tenang, ini bukan penghalang. Idealnya IELTS 6.0 atau PTE yang setara.

Skor 5.0–5.5 juga masih jalan — tinggal dipaketkan dengan kelas Bahasa Inggris dulu sebelum masuk kuliah utamanya.

Belum pernah tes sama sekali? Tetap bisa mulai. Kami arahkan ke tempat tes dan kelas persiapan yang masuk akal untuk timeline dan budget kamu.
02

“Jurusan Saya Nyambung Nggak?”

Yang dilihat imigrasi itu nyambungnya, bukan bagusnya nilai kamu.

SMK tata boga ke commercial cookery? Nyambung, nggak perlu dijelaskan panjang-panjang. Yang lompatannya jauh, itu yang harus dijelaskan panjang lebar.

Mau pindah bidang? Masih bisa, cuma alasannya harus disusun rapi. Bawa ijazahnya dulu, nanti kita lihat bersama.
03

“Butuh Berapa Lama Sampai Berangkat?”

Dari dokumen lengkap sampai visa keluar biasanya 2–3 bulan.

Tapi dokumennya sendiri perlu waktu buat disiapkan. Jadi kalau kamu mengincar intake tertentu, hitung mundurnya dari situ.

Masih sekolah atau belum lulus? Justru bagus. Kita susun timeline-nya dari sekarang, supaya begitu lulus tinggal lanjut.
Belum semuanya terpenuhi? Nggak apa-apa.
Konsultasi 30 menitnya tetap gratis. Kami bantu susun timeline persiapan kamu, bukan menutup pintu.

Ngobrol Dulu 30 Menit.

Gratis, dan nggak ada kewajiban apa pun setelahnya.

Kita bahas jurusan yang cocok untuk kamu, biaya yang realistis, dan apakah jalur ini masuk akal untuk kamu sekarang. Kalau ternyata belum, kami akan bilang.

Yang kamu dapat di sesi ini
  • Jurusan dan kampus yang nyambung sama ijazah terakhir kamu
  • Perkiraan biaya yang realistis, tertulis, nggak ada yang disembunyikan
  • Penjelasan soal penjamin — siapa yang bisa, dokumennya apa aja
  • Rincian cara bayarnya: term pertama berapa, sisanya kapan
  • Timeline dari sekarang sampai kamu berangkat, plus intake terdekat
  • Jawaban jujur: kamu sudah memenuhi syarat, atau belum
Jam operasional: Senin–Jumat, 08:00–17:00 WIB · weekend & tanggal merah libur

Isi Form Berikut Untuk Konsultasi